Minggu, 30 November 2014

Rasulullah shalat di kandang kambing

Sebelum ada masjid, Nabi saw. shalat di kandang kambing; sebagaimana diriwayatkan oleh Anas.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 235 & 421.

Sabtu, 29 November 2014

Reaksi Rasulullah ketika ada orang kencing di mesjid

Bayangkanlah kita sedang berada di mesjid, kemudian datang orang, dan tiba-tiba dia kencing di situ. Bagaimana reaksi kita? Boleh jadi kita langsung naik darah dan memukuli orang itu habis-habisan ...

Di masa Rasulullah saw. seorang Arab Badawi datang ke mesjid, menghampiri salah satu sudutnya, kemudian dengan seenaknya kencing di sana. Para sahabat langsung gaduh dan siap-siap menghalau orang yang tak tahu diri ini.
Tapi bagaimana reaksi Nabi saw.? Beliau meminta para sahabatnya menahan diri dan membiarkan si Arab Badawi itu menyelesaikan hajatnya. Setelah itu beliau hanya meminta agar orang membersihkan tempat yang dikencingi dengan menyiramkan air ke atasnya.

Tidak ada perintah untuk menendang atau menghajar.
Sebuah tantangan sejauh mana kita bisa sesabar dan sepenuh-pengertian seperti beliau.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 218, 219 & 221.

Jumat, 28 November 2014

Rasulullah merasa perlu meminta izin ke semua isterinya untuk sebuah urusan

Rasulullah saw. adalah pemimpin dan panglima umat Islam. Beliau tinggal memberi perintah, mengeluarkan instruksi, atau menyerukan amar, tanpa harus meminta izin ke siapa pun di antara pengikutnya. Tetapi di satu hal, Nabi saw. merasa perlu untuk mendapatkan izin sebelum kehendak beliau terlaksana.

Sebagaimana diketahui, Rasulullah saw. memiliki beberapa isteri, masing-masing memiliki kediaman tersendiri. Beliau membagi rata kunjungan ke setiap isterinya. Di penghujung hayatnya, ketika beliau makin sakit-sakitan, beliau berkeinginan untuk dirawat di rumah Aisya. Untuk keperluan ini Rasulullah saw. meminta izin dari semua isterinya, dan Nabi saw. baru pindah ke rumah Aisya setelah beliau mendapatkan izin itu.

Ini diriwayatkan oleh Aisya sendiri.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 197 & 634.

Kamis, 27 November 2014

Air sisa wudhu Rasulullah diperebutkan para sahabat

Sebelum ini sudah kita lihat bagaimana rambut Rasulullah saw. menjadi benda yang diburu orang untuk dikoleksi. Ternyata bukan hanya rambut, air sisa wudhu beliau pun menjadi rebutan orang pula, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Juhaifah dan Al Miswar.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 187, 189 & 373.

Rabu, 26 November 2014

Rambut Rasulullah dikoleksi orang

Dari seorang tokoh yang diagungkan, tidak jarang benda-benda miliknya dikeramatkan. Meski para ulama mengecam kultus semacam itu karena mengarah ke syirik, tampaknya dari dahulu sudah ada yang berusaha menyimpan rambut Rasulullah saw. Ini antara lain diriwayatkan oleh Ibnu Sirin dan Anas.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 171 & 172.

Selasa, 25 November 2014

Rasulullah mengecat rambut

Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa dia mengecat rambut karena Rasulullah pun melakukan hal yang sama.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 167.

Minggu, 23 November 2014

Rasulullah dan buang air (4)

Rasulullah saw. pernah pula buang air kecil sambil berdiri di sebuah tempat pembuangan sampah. Ini diriwayatkan oleh Hudzaifah.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 224 & 225.

Sabtu, 22 November 2014

Rasulullah dan buang air (3)

Bukan hanya Rasulullah saw. yang buang air ke tempat sepi agak jauh dari pemukiman; isteri-isteri beliau pun melakukan hal yang sama. Untuk keperluan itu bahkan Nabi saw. mengizinkan para isterinya pergi tanpa pendamping. Riwayat ini juga menyebutkan sebuah kejadian yang menjadi asbabun-nuzul dari ayat tentang hijab.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 148 & 149.

Jumat, 21 November 2014

Rasulullah dan buang air (2)

Sebelum ini sudah kita lihat riwayat-riwayat yang mengabarkan bagaimana Rasulullah saw. buang hajat di lahan tidak jauh dari pemukiman. Pertanyaan berikutnya: bagaimana cara beliau bersuci alias cebok?

Ada beberapa hadits yang mengabarkan adanya sahabat yang membawakan air. Ada juga yang mengisahkan bagaimana beliau meminta batu untuk bersuci.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 152, 153, 157, 158, 202 & 216.

Kamis, 20 November 2014

Rasulullah dan buang air (1)

Bagi kita yang hidup di zaman sekarang sudah menjadi keharusan bahwa tiap rumah memiliki kamar kecil. Kakus umum juga sudah menjadi fasilitas yang tersedia di pelbagai tempat. Malah di kota-kota besar kita bisa memakai toilet mewah dan canggih di mall-mall yang megah.

Semua ini bukanlah fasilitas yang lazim ada di zaman Rasulullah saw. Jadi, di mana Nabi saw. buang air?

Jawabannya: sama seperti orang lain sejawatnya, yaitu pergi ke tempat sepi di luar wilayah pemukiman. Tempat ini bisa memiliki pelindung, bisa juga tidak. Jika orang naik ke atap rumahnya, orang bisa melihat siapa yang sedang buang hajat di sana.

Ini terbaca dari beberapa hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 147, 150 & 151.

Rabu, 19 November 2014

Rasulullah ngorok

Rasulullah saw. sama seperti kebanyakan kita: beliau ngorok ketika tertidur.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 117, 140 & 665.

Selasa, 18 November 2014

Rasulullah meluangkan waktu khusus untuk memberi tausiyah kepada kaum wanita

Kalau kita baca sirah Nabi saw. atau hadits-hadits beliau, memang yang sering terlihat adalah interaksi beliau dengan kaum lelaki. Ini rupanya memang terjadi, sehingga kaum wanita meminta Rasulullah saw. untuk memberikan waktu khusus untuk mereka. Dan Rasulullah saw. mengabulkan permintaan ini.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 101.

Senin, 17 November 2014

Rasulullah pernah kesal

Rasulullah saw. banyak ditanya orang. Tetapi tampaknya ada juga pertanyaan yang beliau tidak suka; dan ketika orang ngeyel bertanya, beliau pun marah. Riwayat dari Abu Musa di bawah ini menceritakan bagaimana orang menanyakan nama bapaknya sendiri ke Nabi saw. Bisa difahami kalau beliau marah, sampai-sampai kemudian Umar ra. meminta ampun.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 92.

Minggu, 16 November 2014

Rasulullah bisa baca tulis

Biasanya kita diberi kisah bahwa Rasulullah saw. itu buta huruf. Ini didasarkan pada pernyataan bahwa beliau itu seorang ummiy. Sebuah riwayat dari Anas bin Malik tetapi menceritakan bahwa Nabi saw. menulis surat atau akan menulis surat. Ini menunjukkan bahwa beliau bisa baca tulis. Riwayat lain dari Ibnu Abbas mengabarkan bahwa Nabi saw. sempat hendak menulis sesuatu menjelang akhir hayatnya, tetapi urung.

Kemungkinan lain: Beliau buta huruf di awal kenabian; dan kemudian menguasai kemampuan baca tulis.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 65 dan 114.

Sabtu, 15 November 2014

Rasulullah dipipisi bayi

Aisyah ra. meriwayatkan bahwa ada bayi yang dibawa ke hadapan Nabi saw. Si bayi kemudian pipis mengenai pakaian beliau.

Hadits lain yang diriwayatkan dari Ummu Qaish binti Mihshan mengisahkan bahwa dia membawa anaknya yang masih kecil ke Nabi saw. Beliau memangkunya, dan si anak kecil itu pipis mengenai pakaian beliau.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 222 dan 223. Ada kemungkinan kedua riwayat ini mengabarkan kejadian yang sama.