Di zaman Nabi saw. belum ada weker. Di jazirah Arab, jika orang bepergian jauh dari pemukiman, tampaknya juga tidak mudah mendapatkan ayam berkokok yang bisa membuat orang bangun pagi. Jadi, orang benar-benar tergantung pada muadzin yang mengumandangkan ajakan shalat shubuh di pagi hari.
Masalah bisa muncul jika sang muadzin kebablasan tidur, atau ketika semuanya pulas tidur sampai kesiangan.
Ini pernah terjadi terhadap Rasulullah saw. Di sebuah perjalanan beliau bersama para sahabatnya, semua merasa kecapaian dan tertidur pulas hingga kesiangan. Mereka pun harus melakukan shalat shubuh setelah matahari terbit.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 340.
Catatan: Hadits ini lumayan panjang; untuk menghemat tempat kita cuplik bagian awalnya saja.
Sebuah blog tentang sisi manusia dari Rasulullah SAW berdasarkan hadits-hadits shahih.
Rabu, 31 Desember 2014
Selasa, 30 Desember 2014
Rasulullah pernah kesiangan shalat shubuh (1)
Di zaman Nabi saw. belum ada weker. Di jazirah Arab, jika orang bepergian jauh dari pemukiman, tampaknya juga tidak mudah mendapatkan ayam berkokok yang bisa membuat orang bangun pagi. Jadi, orang benar-benar tergantung pada muadzin yang mengumandangkan ajakan shalat shubuh di pagi hari.
Masalah bisa muncul jika sang muadzin kebablasan tidur, atau ketika semuanya pulas tidur sampai kesiangan.
Ini pernah terjadi terhadap Rasulullah saw. Di sebuah perjalanan beliau bersama para sahabatnya, semua merasa kecapaian dan tertidur pulas. Bilal, yang seharusnya terjaga, kalah oleh kantuknya. Walhasil Nabi saw. dan para sahabat kesiangan.
Mereka pun harus melakukan shalat shubuh setelah matahari terbit.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 569.
Masalah bisa muncul jika sang muadzin kebablasan tidur, atau ketika semuanya pulas tidur sampai kesiangan.
Ini pernah terjadi terhadap Rasulullah saw. Di sebuah perjalanan beliau bersama para sahabatnya, semua merasa kecapaian dan tertidur pulas. Bilal, yang seharusnya terjaga, kalah oleh kantuknya. Walhasil Nabi saw. dan para sahabat kesiangan.
Mereka pun harus melakukan shalat shubuh setelah matahari terbit.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 569.
Senin, 29 Desember 2014
Rasulullah ikut mencari kalung Aisya yang hilang
Suatu hari, Rasulullah saw. dengan ditemani Aisya dan para sahabatnya mengadakan perjalanan. Di sebuah tempat peristirahatan, Aisya kehilangan kalungnya. Serempak para sahabat ikut mencarinya; dan Nabi saw. pun tidak tinggal diam: beliau ikut mencari. Sayangnya, si kalung tidak ditemukan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 330.
O ya, bagaimana akhir ceritanya? Ketika rombongan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, dan unta tunggangan Aisya bangkit berdiri, Aisya menjadi gembira: ternyata si kalung ada di bawah untanya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 330.
O ya, bagaimana akhir ceritanya? Ketika rombongan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, dan unta tunggangan Aisya bangkit berdiri, Aisya menjadi gembira: ternyata si kalung ada di bawah untanya.
Minggu, 28 Desember 2014
Mesranya Rasulullah sebagai suami (3)
Surat Al-Baqara 222 secara tegas melarang hubungan badan ketika isteri sedang datang bulan. Namun ini bukan berarti bahwa suami tidak boleh mesra terhadap isterinya. Riwayat-riwayat dari Umm Salama, Aisya, dan Maimuna di bawah ini mengisahkan bagaimana Rasulullah saw. tetap dekat dengan isterinya saat sang isteri datang bulan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 297, 298, 299, 300, 319 & 320.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 297, 298, 299, 300, 319 & 320.
Sabtu, 27 Desember 2014
Mesranya Rasulullah sebagai suami (2)
Bahwa Rasulullah saw. membaca Al-Quran adalah hal yang tentunya tidak mengherankan kita. Bahwa beliau membaca Al-Quran sambil bersandar di pangkuan isterinya, ini mungkin sesuatu yang tidak kita sangka.
Riwayat dari Aisya di bawah ini menceritakan hal itu; ditambah lagi keterangan bahwa ketika itu Aisya sedang datang bulan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 296.
Riwayat dari Aisya di bawah ini menceritakan hal itu; ditambah lagi keterangan bahwa ketika itu Aisya sedang datang bulan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 296.
Jumat, 26 Desember 2014
Mesranya Rasulullah sebagai suami (1)
Rasulullah saw. memakai wewangian sebelum mendatangi isteri-isterinya. Menurut Aisya, besok paginya Nabi saw. masih dalam keadaan harum semerbak.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 267 & 270.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 267 & 270.
Kamis, 25 Desember 2014
Rasulullah gosok gigi
Ratusan tahun setelah Rasulullah saw. sejarah memunculkan nama-nama seperti Jingis Khan, Napoleon, atau Pangeran Diponegoro. Kita baca kisah mereka. Tapi tahukah kita apakah mereka gosok gigi?
Khusus untuk Nabi saw. kita bisa yakin bahwa beliau menggosok gigi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 245 & 246.
Khusus untuk Nabi saw. kita bisa yakin bahwa beliau menggosok gigi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 245 & 246.
Rabu, 24 Desember 2014
Rasulullah pernah jatuh pingsan
Peristiwa ini tampaknya terjadi sebelum masa kenabian dari Muhammad saw. Beliau ikut memindahkan batu Ka'bah bersama kaum Quraisy lainnya. Di sana beliau jatuh pingsan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no 360.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no 360.
Selasa, 23 Desember 2014
Rasulullah pernah jatuh dari kuda dan cedera
Rasulullah saw. bukan orang yang selalu terhindar dari kecelakaan. Beliau pernah naik kuda dan terjatuh. Cederanya tampaknya lumayan, karena beliau memutuskan untuk menyendiri selama sebulan lamanya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 375 & 657.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 375 & 657.
Senin, 22 Desember 2014
Rasulullah tidak memiliki banyak pakaian
Beruntunglah kebanyakan dari kita: jika baju kita kotor, kita tinggal masukin ke mesin cuci, dan ambil baju lain yang bersih. Baju kita toh tidak hanya satu. Bahkan anak-anak sekolah di pinggiran kampung pun punya banyak baju: ada seragam sekolah, ada baju olahraga, baju pramuka, baju buat main, baju buat ikut kondangan, dsb.
Dalam hal ini Rasulullah saw. mungkin "tidak seberuntung" kita (dalam tanda kutip ya ...). Di saat hubungan intim dengan isterinya, dalam hal ini Aisya, pakaian beliau terkena air mani, tidak ada baju lain sebagai gantinya. Aisya harus menggosoknya; dan Rasulullah saw. kemudian keluar untuk shalat dengan pakaian yang masih basah dan terlihat bercak airnya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 229, 230, 231 & 232.
Dalam hal ini Rasulullah saw. mungkin "tidak seberuntung" kita (dalam tanda kutip ya ...). Di saat hubungan intim dengan isterinya, dalam hal ini Aisya, pakaian beliau terkena air mani, tidak ada baju lain sebagai gantinya. Aisya harus menggosoknya; dan Rasulullah saw. kemudian keluar untuk shalat dengan pakaian yang masih basah dan terlihat bercak airnya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 229, 230, 231 & 232.
Minggu, 21 Desember 2014
Rasulullah pernah shalat zhuhur kelebihan satu rakaat
Sebelum ini sudah kita lihat bagaimana Rasulullah saw. shalat dengan jumlah rakaat yang kurang. Beliau rupanya pernah juga kelebihan satu rakaat di saat shalat zhuhur. Setelah diingatkan, Nabi saw. segera bersujud sahwi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 398.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 398.
Sabtu, 20 Desember 2014
Rasulullah mengadakan pacuan kuda
Kita menyelenggarakan balap karung, orang tua kita bertanding karapan sapi, dan ratusan tahun sebelumnya Rasulullah saw. pun pernah mengadakan adu kecepatan, yaitu pacuan kuda.
Referensi: HSR Bukhari vol 1. no. 412.
Referensi: HSR Bukhari vol 1. no. 412.
Jumat, 19 Desember 2014
Warna kulit Rasulullah
Sekarang ini kita hidup di zaman yang didominasi "kulit putih". Meskipun dominasi ini sudah mulai memudar, kita masih merasakan banyak sisanya: orang masih merasa lebih sreg memasang orang berkulit cerah untuk iklan, sampul majalah, pembawa acara televisi, dsb. Bahkan di tanah air masih banyak iklan kosmetik atau bahan kimia yang menjanjikan kulit menjadi putih.
Terlepas dari itu semua, Rasulullah saw. dikabarkan memiliki kulit yang putih.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 63, 367 & 385.
Terlepas dari itu semua, Rasulullah saw. dikabarkan memiliki kulit yang putih.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 63, 367 & 385.
Kamis, 18 Desember 2014
Rasulullah pernah diundang makan
Ada orang mengundang kita makan? Jika tidak berhalangan, terima saja, itu rezeki. Nabi saw. pun pernah diundang makan, dan mendatanginya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 414, 377 & 639.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 414, 377 & 639.
Rabu, 17 Desember 2014
Rasulullah berutang
Jika Anda tidak memiliki utang, bersyukurlah! Nabi saw. pernah punya utang. Beliau tentu melunasinya. Bahkan beliau dengan ikhlas melebihkan pembayarannya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 434.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 434.
Selasa, 16 Desember 2014
Rasulullah menghormati seorang tukang sapu
Di masa Nabi saw. ada seorang kulit hitam yang suka menyapu di mesjid. Tampaknya dia tidak begitu diperhatikan orang. Hadits di bawah ini tidak meriwayatkan namanya. Bahkan, para perawi pun sudah tidak tahu lagi apakah dia seorang lelaki atau wanita. Orang hanya ingat bahwa dia berkulit hitam, dan suka menyapu mesjid.
Meski demikian, ketika Rasulullah saw. mendengar bahwa dia telah wafat, beliau menyempatkan melayat kuburannya, dan menshalatkannya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 448.
Meski demikian, ketika Rasulullah saw. mendengar bahwa dia telah wafat, beliau menyempatkan melayat kuburannya, dan menshalatkannya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 448.
Senin, 15 Desember 2014
Rasulullah pernah lupa jumlah rakaat shalat
Manusia terkadang lupa. Tidak terkecuali Rasulullah saw. Beliau pernah shalat dengan jumlah rakaat yang terlalu sedikit.
Setelah diingatkan, beliau menggenapkan jumlah rakaatnya, kemudian sujud sahwi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 469, 682 & 683.
Setelah diingatkan, beliau menggenapkan jumlah rakaatnya, kemudian sujud sahwi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 469, 682 & 683.
Minggu, 14 Desember 2014
Rasulullah shalat sambil menggendong cucu
Pernahkah kita lihat ada kakek yang shalat sambil mengasuh cucu dengan cara menggendongnya? Kemudian jika dia sujud, dia letakkan si cucu, dan jika dia berdiri, dia gendong kembali si manis ini?
Tidak pernah? Hm, tampaknya tidak banyak dari kita yang mencontoh apa yang telah Nabi saw. lakukan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 495.
Tidak pernah? Hm, tampaknya tidak banyak dari kita yang mencontoh apa yang telah Nabi saw. lakukan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 495.
Sabtu, 13 Desember 2014
Rasulullah mengundurkan shalat zhuhur jika hawa terlalu panas
Beruntunglah kita: sudah banyak mesjid yang memasang AC, atau paling tidak kipas angin, sehingga kita tidak merasa kepanasan ketika shalat, terutama di saat siang. Bayangkan di zaman Nabi saw. ketika tidak ada penyejuk ruangan, ditambah atap mesjid yang masih sangat sederhana, dan terutama ini: panasnya jazirah Arab.
Rasulullah saw. tampaknya maklum sekali akan hal ini. Beliau mengizinkan, malah di riwayat di bawah ini memerintahkan, untuk menunda shalat zhuhur hingga cuaca agak mendingan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 511, 512, 513 & 514.
Rasulullah saw. tampaknya maklum sekali akan hal ini. Beliau mengizinkan, malah di riwayat di bawah ini memerintahkan, untuk menunda shalat zhuhur hingga cuaca agak mendingan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 511, 512, 513 & 514.
Jumat, 12 Desember 2014
Rasulullah merasa canggung menerangkan hal yang berkenaan dengan bagian intim wanita
Sebagai seorang rasul, Nabi saw. tentu harus menerangkan banyak hal kepada umatnya. Tetapi jika berkenaan tentang bagian intim seorang wanita, Rasulullah saw. pun merasa canggung. Untungnya ada isterinya, Aisya, yang segera menjabarkan apa yang beliau maksud, seperti riwayat di bawah ini.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 312.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 312.
Kamis, 11 Desember 2014
Rasulullah disisiri rambutnya oleh Aisya, ketika beliau di mesjid
Sebuah riwayat menceritakan kisah ini: Rasulullah saw. ada di mesjid; Aisya sedang haid dan ada di kamarnya; tapi Aisya bisa menyisir rambut Nabi saw. Bagaimana ini bisa terjadi?
Untuk memahaminya kita harus fahami bahwa rumah Aisya bersebelahan persis dengan mesjid. Nabi bersandar di pembatas mesjid, yang waktu itu berdinding rendah dan tanpa atap, kemudian Aisya dari jendela kamarnya menyisiri rambut beliau.
Tidak sulit untuk dibayangkan, dan juga tidak sulit untuk dilihat bagaimana keduanya saling menyayangi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 295.
Untuk memahaminya kita harus fahami bahwa rumah Aisya bersebelahan persis dengan mesjid. Nabi bersandar di pembatas mesjid, yang waktu itu berdinding rendah dan tanpa atap, kemudian Aisya dari jendela kamarnya menyisiri rambut beliau.
Tidak sulit untuk dibayangkan, dan juga tidak sulit untuk dilihat bagaimana keduanya saling menyayangi.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 295.
Rabu, 10 Desember 2014
Rasulullah pun tidak suka pada imam shalat yang panjang ... bacaannya
Beruntunglah anda kalau tidak pernah mengalami ini: jadi makmum di belakang imam yang bacaan shalatnya panjang banget ... sampai-sampai kita jauh dari khusyu gara-gara mikir: "Ini kapan ruku-nya ...?".
Imam shalat seperti ini rupanya pernah ada di masa Rasulullah saw.; dan beliau mengecam keras orang seperti ini.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 90 ,672 & 670.
Imam shalat seperti ini rupanya pernah ada di masa Rasulullah saw.; dan beliau mengecam keras orang seperti ini.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 90 ,672 & 670.
Selasa, 09 Desember 2014
Rasulullah berusaha agar umatnya tidak bosan oleh dakwahnya
Boleh jadi kita menyangka bahwa Rasulullah saw. setiap hari memberikan tausiyah kepada umatnya, mirip dengan apa yang kita lihat di acara dakwah di televisi setiap hari. Tapi Abdullah ibn Umar mengabarkan bahwa Nabi saw. tidak melakukan itu, karena beliau faham bahwa manusia bisa bosan.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 70.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 70.
Senin, 08 Desember 2014
Rasulullah mandi dengan ditiraii isteri atau puterinya
Sebelum ini sudah kita lihat bahwa kamar kecil bukanlah bagian standard dari sebuah rumah di zaman Nabi saw. Bak mandi pun tampaknya bukan bagian wajib dari sebuah rumah; kita telah lihat riwayat yang mengabarkan bagaimana Rasulullah saw. mandi dari bejana yang diisi air. Bahkan, sejatinya tidak ada yang namanya kamar mandi di saat itu; tidak ada ruangan khusus yang disekati dinding di semua sisinya khusus untuk keperluan mandi.
Hadits-hadits di bawah ini mengabarkan bahwa Rasulullah saw. mandi dengan ditutupi tirai oleh isterinya atau puterinya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 266, 275, 278 & 279.
Hadits-hadits di bawah ini mengabarkan bahwa Rasulullah saw. mandi dengan ditutupi tirai oleh isterinya atau puterinya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 266, 275, 278 & 279.
Minggu, 07 Desember 2014
Rasulullah shalat dengan pakaian berwarna merah
Umumnya orang berpendapat bahwa umat Islam yang alim senang berpakaian putih; paling tidak kalau ke mesjid, ke pengajian, ke kuburan, atau ke acara keagamaan lain. Ada juga yang memilih hitam; atau kombinasi putih dengan hitam. Yang jelas, merah tampaknya bukan warna favorit.
Sejatinya, Nabi saw. pernah mengimami shalat dengan berbaju merah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Juhaifah.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 373.
Sejatinya, Nabi saw. pernah mengimami shalat dengan berbaju merah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Juhaifah.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 373.
Sabtu, 06 Desember 2014
Rasulullah pernah lupa ke mesjid dalam keadaan junub
Seperti halnya kita, Rasulullah saw. pun pernah lupa. Beliau pernah pergi ke mesjid dalam keadaan junub, dan lupa belum mandi wajib. Segera beliau kembali ke rumahnya untuk bersuci, sebelum kemudian datang lagi untuk memimpin shalat. Dengan kepala yang masih terlihat basah.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 274, 613 & 612.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 274, 613 & 612.
Jumat, 05 Desember 2014
Rasulullah lebat rambutnya
Tidak ada foto yang menggambarkan wujud fisik Rasulullah saw. Tapi dari hadits yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah kita bisa berkesimpulan bahwa Nabi saw. memiliki rambut yang cukup lebat.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 256 & 252.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 256 & 252.
Kamis, 04 Desember 2014
Rasulullah terluka di dalam perang
Rasulullah saw. pernah terluka di dalam perang. Adalah Fatimah dan 'Ali yang datang merawat beliau, dengan membersihkan wajah beliau dari darah, dan menutupi lukanya dengan tikar yang dibakar.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 244.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 244.
Rabu, 03 Desember 2014
Rasulullah mandi bersama isterinya
Suami-isteri mandi bersama? Bagi kebanyakan kita tampaknya ini hal yang tak terbayangkan. Entah apakah kita yang terlalu kolot, atau Nabi saw. yang termasuk cukup "modern", kenyataannya ada riwayat-riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw., ratusan tahun yang lalu, mandi bersama isterinya, yaitu 'Aisya; dan di saat yang lain bersama Maimuna, atau Umm Salama.
Dari riwayat-riwayat ini kita tahu bahwa beliau mandi bersama isterinya setelah berhubungan suami-isteri, di mana mereka berdua menggunakan satu bejana air berbarengan.
Tidak heran para isteri Nabi saw. ini tahu persis cara beliau mandi wajib, dan meriwayatkannya kepada kita.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 250, 253, 261, 263, 264, 272 & 319.
Dari riwayat-riwayat ini kita tahu bahwa beliau mandi bersama isterinya setelah berhubungan suami-isteri, di mana mereka berdua menggunakan satu bejana air berbarengan.
Tidak heran para isteri Nabi saw. ini tahu persis cara beliau mandi wajib, dan meriwayatkannya kepada kita.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 250, 253, 261, 263, 264, 272 & 319.
Selasa, 02 Desember 2014
Rasulullah pernah di-bully Abu Jahal dkk. dengan jeroan unta
Ini tampaknya terjadi di masa awal dakwah Rasulullah saw. di Mekkah. Ketika beliau sedang sujud di area Kabah, Abu Jahal dkk. merundungnya dengan menuangkan jeroan unta ke punggung beliau. Jumlahnya tampaknya cukup banyak sampai beliau kesulitan untuk bangkit dari sujudnya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 241 & 499.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 241 & 499.
Senin, 01 Desember 2014
Wanita biasa menghadap Rasulullah untuk berkonsultasi
Kaum wanita tampaknya biasa mendatangi Rasulullah saw. untuk meminta petunjuk beliau. Riwayat dari Asma, Aisya, dan Umm Salama di bawah ini menunjukkan contohnya.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 227, 228, 132 & 280.
Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 227, 228, 132 & 280.
Langganan:
Postingan (Atom)