Referensi: HSR Bukhari vol. 2 no. 373.
حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، وَمُحَمَّدٌ، قَالاَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ، قَالَ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ أَرْسَلَتِ ابْنَةُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِلَيْهِ إِنَّ ابْنًا لِي قُبِضَ فَائْتِنَا. فَأَرْسَلَ يُقْرِئُ السَّلاَمَ وَيَقُولُ " إِنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلٌّ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمًّى، فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ ". فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ تُقْسِمُ عَلَيْهِ لَيَأْتِيَنَّهَا، فَقَامَ وَمَعَهُ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ وَمُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَأُبَىُّ بْنُ كَعْبٍ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ وَرِجَالٌ، فَرُفِعَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الصَّبِيُّ وَنَفْسُهُ تَتَقَعْقَعُ ـ قَالَ حَسِبْتُهُ أَنَّهُ قَالَ ـ كَأَنَّهَا شَنٌّ. فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ. فَقَالَ سَعْدٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذَا فَقَالَ " هَذِهِ رَحْمَةٌ جَعَلَهَا اللَّهُ فِي قُلُوبِ عِبَادِهِ، وَإِنَّمَا يَرْحَمُ اللَّهُ مِنْ عِبَادِهِ الرُّحَمَاءَ ".
Telah menceritakan kepada kami 'Abdan dan Muhammad,keduanya berkata: Telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah,
telah mengabarkan kepada kami 'Ashim bin Sulaiman dari Abu 'Utsman,
dia berkata: Telah menceritakan kepada saya Usamah bin Zaid radliallahu 'anhuma,
dia berkata:
Putri Nabi shallallahu'alaihiwasallam datang untuk menemui beliau dan mengabarkan: "Anakku telah meninggal, maka datanglah kepada kami."
Maka Nabi shallallahu'alaihiwasallam memerintahkannya untuk menyampaikan salam lalu bersabda: "Sesungguhnya milik Allah apa yang diambilNya dan apa yang diberiNya. Dan segala sesuatu di sisiNya sesudah ditentukan ajalnya, maka bersabarlah engkau karenanya dan mohonkanlah pahala darinya."
Kemudian puterinya datang lagi kepada beliau dan meminta dengan sangat agar beliau bisa datang. Maka Beliau berangkat. Bersamanya ada Sa'ad bin 'Ubadah, Mu'adz bin Jabal, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Tsabit dan beberapa orang lain.
Kemudian bayi tersebut diserahkan kepada Nabi shallallahu'alaihiwasallam; dan hati beliau nampak berguncang (karena bersedih).
[Perawi menduga bahwa Usamah bin Zaid menambahkan: "Seakan dia seperti geriba yang kosong."]
Maka mengalirlah air mata beliau. Sa'ad berkata,: "Wahai Rasulullah, mengapakah engkau menangis?"
Beliau berkata: "Inilah rahmat yang Allah berikan kepada hati hamba-hambaNya; dan sesungguhnya Allah akan merahmati di antara hamba-hambaNya mereka yang saling berkasih sayang."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar