Senin, 05 Januari 2015

Rasulullah pernah ketinggalan shalat ashar

Nabi saw. pernah ketinggalan shalat? Benar? Jangan heboh dulu: jawabannya iya benar, beliau pernah ketinggalan shalat ashar; alasannya: karena perang, yaitu perang Khandaq. Setelah Umar mengingatkan, mereka berdua mengerjakan shalat yang terlewat itu, sementara orang sudah berbuka puasa.

Oh ya, perang Khandaq terjadi di bulan Ramadhan, saat umat Islam berpuasa.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 614, 570 & 572.




حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ يَحْيَى، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَلَمَةَ، يَقُولُ أَخْبَرَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم جَاءَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَوْمَ الْخَنْدَقِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَاللَّهِ مَا كِدْتُ أَنْ أُصَلِّيَ حَتَّى كَادَتِ الشَّمْسُ تَغْرُبُ، وَذَلِكَ بَعْدَ مَا أَفْطَرَ الصَّائِمُ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ وَاللَّهِ مَا صَلَّيْتُهَا ‏"‏ فَنَزَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِلَى بُطْحَانَ وَأَنَا مَعَهُ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى ـ يَعْنِي الْعَصْرَ ـ بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى بَعْدَهَا الْمَغْرِبَ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Yahya,
dia berkata: Aku mendengar Abu Salamah berkata:
Telah mengabarkan kepada kami Jabir bin 'Abdullah:


bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam didatangi oleh 'Umar bin Al Khaththab saat terjadinya pernag Khandaq.
Umar berkata: "Wahai Rasulullah! Demi Allah, aku belum melaksanakan shalat ashar kecuali setelah matahari hampir tenggelam; dan itu ketika orang-orang yang berpuasa telah berbuka!"
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Demi Allah, aku juga belum melakasanakannya."

Kemudian beliau turun menuju aliran air (sungai), dan aku ikut bersama beliau. Belau lalu berwudhu dan shalat, yaitu shalat ashar setelah matahari terbenam. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan shalat maghrib.


حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، جَاءَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ، فَجَعَلَ يَسُبُّ كُفَّارَ قُرَيْشٍ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا كِدْتُ أُصَلِّي الْعَصْرَ حَتَّى كَادَتِ الشَّمْسُ تَغْرُبُ‏.‏ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ وَاللَّهِ مَا صَلَّيْتُهَا ‏"‏‏.‏ فَقُمْنَا إِلَى بُطْحَانَ، فَتَوَضَّأَ لِلصَّلاَةِ، وَتَوَضَّأْنَا لَهَا فَصَلَّى الْعَصْرَ بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى بَعْدَهَا الْمَغْرِبَ‏.
Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Fadlalah,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Yahya dari Abu Salamah dari Jabir bin 'Abdullah:


bahwa 'Umar bin Al Khaththab datang pada hari peperangan Khandaq setelah matahari terbenam hingga ia mengumpat orang-orang kafir Quraisy; lalu ia berkata: "Wahai Rasulullah, aku belum melaksanakan shalat ashar hingga matahari hampir terbenam!"
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Demi Allah, aku juga belum melakasanakannya."

Kemudian kami berdiri menuju aliran air (sungai), beliau berwudhu dan kami pun ikut berwudhu, kemudian beliau melaksanakan shalat ashar setelah matahari terbenam, dan setelah itu dilanjutkan dengan shalat maghrib.


حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ هِشَامٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى ـ هُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ ـ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ جَعَلَ عُمَرُ يَوْمَ الْخَنْدَقِ يَسُبُّ كُفَّارَهُمْ وَقَالَ مَا كِدْتُ أُصَلِّي الْعَصْرَ حَتَّى غَرَبَتْ‏.‏ قَالَ فَنَزَلْنَا بُطْحَانَ، فَصَلَّى بَعْدَ مَا غَرَبَتِ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى الْمَغْرِبَ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami Musaddad,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Yahya Al Qaththan,
telah mengabarkan kepada kami Hisyam,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Yahya –yaitu Ibnu Abu Katsir– dari Abu Salamah dari Jabir bin 'Abdullah,
dia berkata:


Pada peperangan Khandaq 'Umar bin Al Khaththab mengumpat orang-orang kafir, lalu ia berkata: "Hampir saja aku tidak melaksanakan shalat ashar kecuali setelah matahari hampir tenggelam." Umar melanjutkan: "Maka kami berdiri menuju aliran air (sungai), kemudian beliau melaksanakan shalat ashar setelah matahari terbenam, dan dilanjutkan dengan shalat maghrib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar