Kamis, 01 Januari 2015

Rasulullah mengakui dirinya adalah manusia yang juga bisa lupa

Sebelum ini sudah kita lihat bagaimana Rasulullah saw. pernah kelebihan dan kekurangan rakaat di dalam shalat. Ada riwayat lain yang mengisahkan hal serupa, tetapi perawi tidak yakin apakah Nabi saw. kelebihan atau kekurangan rakaat, dan di sini Rasulullah saw. mengatakan bahwa dirinya adalah manusia pula, yang bisa lupa.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 394.


حَدَّثَنَا عُثْمَانُ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ صَلَّى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ـ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لاَ أَدْرِي زَادَ أَوْ نَقَصَ ـ فَلَمَّا سَلَّمَ قِيلَ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَحَدَثَ فِي الصَّلاَةِ شَىْءٌ قَالَ ‏"‏ وَمَا ذَاكَ ‏"‏‏.‏ قَالُوا صَلَّيْتَ كَذَا وَكَذَا‏.‏ فَثَنَى رِجْلَيْهِ وَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ، فَلَمَّا أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ قَالَ ‏"‏ إِنَّهُ لَوْ حَدَثَ فِي الصَّلاَةِ شَىْءٌ لَنَبَّأْتُكُمْ بِهِ، وَلَكِنْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ، أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ، فَإِذَا نَسِيتُ فَذَكِّرُونِي، وَإِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلاَتِهِ فَلْيَتَحَرَّى الصَّوَابَ، فَلْيُتِمَّ عَلَيْهِ ثُمَّ يُسَلِّمْ، ثُمَّ يَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ ‏"‏‏.

Telah menceritakan kepada kami 'Utsman,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Ibrahim dari 'Alqamah,
dia berkata Abdullah berkata:


Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat. [Ibrahim melanjutkan: "Tapi aku tidak tahu apakah beliau kelebihan rakaat atau kurang."]

Setelah salam, beliau pun ditanya: "Wahai Rasulullah, telah terjadi sesuatu dalam shalat!"
Beliau bertanya: "Apakah itu?"
Maka mereka menjawab: "Tuan shalat begini dan begini."

Beliau kemudian duduk pada kedua kakinya menghadap kiblat, kemudian beliau sujud dua kali, kemudian salam.

Ketika menghadap ke arah kami, beliau bersabda: "Seungguhnya bila ada sesuatu yang baru dari shalat pasti aku beritahukan kepada kalian. Akan tetapi aku ini hanyalah manusia seperti kalian yang bisa lupa sebagaimana kalian juga bisa lupa, maka jika aku terlupa ingatkanlah. Dan jika seseorang dari kalian ragu dalam shalatnya maka dia harus meyakini mana yang benar, kemudian hendaklah ia sempurnakan, lalu salam kemudian sujud dua kali."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar