Rabu, 03 Desember 2014

Rasulullah mandi bersama isterinya

Suami-isteri mandi bersama? Bagi kebanyakan kita tampaknya ini hal yang tak terbayangkan. Entah apakah kita yang terlalu kolot, atau Nabi saw. yang termasuk cukup "modern", kenyataannya ada riwayat-riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw., ratusan tahun yang lalu, mandi bersama isterinya, yaitu 'Aisya; dan di saat yang lain bersama Maimuna, atau Umm Salama.

Dari riwayat-riwayat ini kita tahu bahwa beliau mandi bersama isterinya setelah berhubungan suami-isteri, di mana mereka berdua menggunakan satu bejana air berbarengan.

Tidak heran para isteri Nabi saw. ini tahu persis cara beliau mandi wajib, dan meriwayatkannya kepada kita.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 250, 253, 261, 263, 264, 272 & 319.


حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ، صلى الله عليه وسلم مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنْ قَدَحٍ يُقَالُ لَهُ الْفَرَقُ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi'b dari Az Zuhri dari 'Urwah dari 'Aisyah,
dia berkata:


Aku pernah mandi bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dari satu ember terbuat dari tembikar yang disebut Al Faraq.


حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَمَيْمُونَةَ كَانَا يَغْتَسِلاَنِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ‏.‏
قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ كَانَ ابْنُ عُيَيْنَةَ يَقُولُ أَخِيرًا عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ، وَالصَّحِيحُ مَا رَوَى أَبُو نُعَيْمٍ‏.

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Uyainah dari 'Amru dari Jabir bin Zaid dari Ibnu 'Abbas:


bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan Maimunah mandi bersama dari satu ember.

Abu 'Abdullah berkata: Terakhir Ibnu 'Uyainah meriwayatkan dari Ibnu Abbas dari Maimunah, padahal yang benar adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Nu'aim.


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، أَخْبَرَنَا أَفْلَحُ، عَنِ الْقَاسِمِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ، صلى الله عليه وسلم مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ تَخْتَلِفُ أَيْدِينَا فِيهِ‏.

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah,
telah mengabarkan kepada kami Aflah bin Humaid dari Al Qasim dari 'Aisyah,
dia berkata:


Aku pernah mandi bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dari satu bejana, dan tangan kami saling bersentuhan.


حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَفْصٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ، صلى الله عليه وسلم مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنْ جَنَابَةٍ‏.‏ وَعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَهُ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Bakar bin Hafsh dari 'Urwah dari 'Aisyah
berkata:


Aku pernah mandi junub bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam satu bejana.

Dan dari 'Abdurrahman bin Al Qasim dari Bapaknya dari 'Aisyah seperti itu.


حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَبْرٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَالْمَرْأَةُ مِنْ نِسَائِهِ يَغْتَسِلاَنِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ‏.‏ زَادَ مُسْلِمٌ وَوَهْبٌ عَنْ شُعْبَةَ مِنَ الْجَنَابَةِ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Abdullah bin 'Abdullah bin Jabr,
dia berkata:
Aku mendengar Anas bin Malik berkata:


Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan salah seorang dari isterinya mandi dalam satu bejana.

Muslim dan Wahb bin Jarir dari Syu'bah menambahkan: "Karena junub."


حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ غَسَلَ يَدَيْهِ، وَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ ثُمَّ اغْتَسَلَ، ثُمَّ يُخَلِّلُ بِيَدِهِ شَعَرَهُ، حَتَّى إِذَا ظَنَّ أَنْ قَدْ أَرْوَى بَشَرَتَهُ، أَفَاضَ عَلَيْهِ الْمَاءَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ سَائِرَ جَسَدِهِ‏.‏ وَقَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ، صلى الله عليه وسلم مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ نَغْرِفُ مِنْهُ جَمِيعًا‏.

Telah menceritakan kepada kami 'Abdan,
dia berkata telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah,
dia berkata telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari bapaknya dari 'Aisyah,
dia berkata:


Adalah Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika mandi janabat mencuci tangannya dan berwudlu' sebagaimana wudlu' unmtuk shalat. Kemudian mandi dengan menggosok-gosokkan tangannya ke rambut kepalanya hingga bila telah yakin merata mengenai dasar kulit kepalanya beliau mengguyurkan air ke atasnya tiga kali. Lalu membasuh seluruh badannya.

'Aisyah berkata:

Aku pernah mandi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. dari satu bejana dimana kami saling mengambil (menciduk) air bersamaan.



حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أَبِي سَلَمَةَ، حَدَّثَتْهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ قَالَتْ حِضْتُ وَأَنَا مَعَ النَّبِيِّ، صلى الله عليه وسلم فِي الْخَمِيلَةِ، فَانْسَلَلْتُ فَخَرَجْتُ مِنْهَا، فَأَخَذْتُ ثِيَابَ حِيضَتِي فَلَبِسْتُهَا، فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ أَنُفِسْتِ ‏"‏‏.‏ قُلْتُ نَعَمْ، فَدَعَانِي فَأَدْخَلَنِي مَعَهُ فِي الْخَمِيلَةِ‏.‏ قَالَتْ وَحَدَّثَتْنِي أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ، وَكُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنَ الْجَنَابَةِ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami Sa'd bin Hafsh,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Yahya dari Abu Salamah dari Zainab binti Abu Salamah
bahwa ia menceritakan kepadanya,
bahwa Ummu Salamah berkata:


Saat aku berada dalam satu selimut bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, aku mengeluarkan darah haid, kemudian pelan-pelan aku keluar dari selimut mengambil pakaian (khusus untuk haid) dan mengenakannya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepadaku: "Apakah kamu sedang haid?"
Aku jawab: "Ya."
Beliau lalu memanggil dan mengajakku masuk ke dalam selimut.

Zainab berkata: Ummu Salamah menceritakan kepadaku bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga menciumnya saat beliau sedang berpuasa.

Ummu Salamah berkata: Aku pernah mandi junub dalam satu bejana bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar