Selasa, 16 Desember 2014

Rasulullah menghormati seorang tukang sapu

Di masa Nabi saw. ada seorang kulit hitam yang suka menyapu di mesjid. Tampaknya dia tidak begitu diperhatikan orang. Hadits di bawah ini tidak meriwayatkan namanya. Bahkan, para perawi pun sudah tidak tahu lagi apakah dia seorang lelaki atau wanita. Orang hanya ingat bahwa dia berkulit hitam, dan suka menyapu mesjid.

Meski demikian, ketika Rasulullah saw. mendengar bahwa dia telah wafat, beliau menyempatkan melayat kuburannya, dan menshalatkannya.

Referensi: HSR Bukhari vol. 1 no. 448.


حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَجُلاً، أَسْوَدَ ـ أَوِ امْرَأَةً سَوْدَاءَ ـ كَانَ يَقُمُّ الْمَسْجِدَ، فَمَاتَ، فَسَأَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْهُ فَقَالُوا مَاتَ‏.‏ قَالَ ‏ "‏ أَفَلاَ كُنْتُمْ آذَنْتُمُونِي بِهِ دُلُّونِي عَلَى قَبْرِهِ ‏"‏‏.‏ ـ أَوْ قَالَ قَبْرِهَا ـ فَأَتَى قَبْرَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ‏.

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb,
dia berkata telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Tsabit dari Rafi' dari Abu Hurairah:

Ada seorang laki-laki kulit hitam atau wanita kulit hitam yang menjadi tukang sapu masjid meninggal dunia. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu bertanya tentang keberadaan orang tersebut. Orang-orang pun menjawab: "Dia telah meninggal!"
Beliaupun bersabda: "Kenapa kalian tidak memberi kabar kepadaku? Tunjukkanlah kuburannya kepadaku!"

Beliau kemudian mendatangi kuburan orang itu kemudian menshalatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar